# Jejak 25 Nabi — Rancangan Prolog Versi 0.1 · 12 September 2026 · Naskah contoh untuk karakter pendamping fiksi. Belum naskah final kisah nabi. ## Tujuan prolog Anak memahami tiga hal: cara mengetuk dialog, cara memilih jawaban/objek, dan bahwa buku ini mengajak belajar kisah para nabi beserta hikmahnya. Durasi sasaran sekitar 2–4 menit tanpa batas waktu. Anak boleh membaca atau mendengarkan dengan kecepatannya sendiri. ## Tokoh dan sudut pandang - Pemain adalah anak yang membuka buku; tidak perlu menampilkan avatar pemain atau meminta nama. - Satu pendamping faceless berbicara kepada pemain. Nama dan desain final belum diputuskan; sebutan kerja: “Sahabat Buku”. - Pendamping adalah pembawa cerita, bukan figur sejarah. Pertanyaan anak tidak mengubah kisah. - Penanda nabi hanya muncul pada konteks pengantar kisah: cahaya abstrak dan nama Arab. Tidak menyapa sebagai tokoh, tidak membentuk manusia, dan tidak digambarkan keluar dari buku sebagai sosok. ## Adegan A — Menemukan buku **Gambar:** ruang baca hangat, meja rendah, buku tertutup dengan judul Jejak 25 Nabi. Pemandangan luar dan cahaya lembut; tidak ada sosok nabi. **Gerak:** pergeseran kamera perlahan menuju buku. Penanda objek berupa kilau kecil; reduced motion menampilkan penanda diam. **Interaksi utama:** ketuk buku. Jika belum diketuk, petunjuk ramah tetap tersedia; tidak ada hitung mundur atau suara mendesak. **Teks pendamping awal:** “Ada sebuah buku perjalanan di meja. Kita buka bersama?” **Akhir:** buku terbuka melalui transisi singkat, pendamping diperkenalkan. ## Adegan B — Berkenalan dengan Sahabat Buku **Gambar:** latar buku terbuka. Portrait pendamping muncul di depan; latar blur dan sedikit meredup. Wajah tetap polos. | Urutan | Pembicara dan teks contoh | Pose | |---|---|---| | 1 | “Halo! Senang bertemu denganmu.” | Salam, satu telapak tangan terbuka | | 2 | “Aku akan menemanimu membuka buku perjalanan ini.” | Tangan di dada | | 3 | “Di sini, kita akan belajar kisah para nabi dan menemukan pelajaran baik untuk kehidupan kita.” | Menjelaskan, telapak tangan terbuka | Tidak menggunakan kedip mata atau gerak mulut. Gerak masuk portrait dan perubahan pose cukup untuk tahap awal. **Pilihan anak:** - “Ayo mulai!” → balasan: “Ayo! Kita mulai dari halaman pertama.” - “Bagaimana cara bermainnya?” → balasan: “Ketuk kotak ceritanya untuk membaca. Kalau ada benda yang bisa dipilih, kita lihat bersama.” Kedua cabang kembali ke adegan C. Tidak ada jawaban benar/salah atau bintang pada sapaan. ## Adegan C — Belajar mengamati **Gambar:** buku, penanda halaman dan lembar peta. Portrait menghilang, fokus kembali ke adegan utuh. **Tujuan interaksi:** memperkenalkan bahwa benda di adegan dapat memiliki fungsi. Ketuk penanda halaman untuk penjelasan singkat: “Penanda ini membantu kita kembali ke bagian yang sedang dibaca.” Ketuk peta untuk membuka perjalanan. **Arah utama tetap jelas:** pendamping mengatakan “Sekarang, mari lihat petanya.” Penanda halaman adalah aktivitas opsional, bukan syarat tersembunyi. ## Adegan D — Peta perjalanan **Gambar:** ilustrasi peta imajinatif seperti lembar buku, bukan klaim peta geografis atau lokasi sejarah yang presisi. Ada 25 titik berlabel nama, dengan tampilan yang tidak terlalu padat. Bagian pertama terlihat jelas; titik lain dapat digulir. **Dialog:** “Kita mulai dari kisah Nabi Adam. Kita belajar satu per satu, dan kamu boleh membuka kembali kisah yang sudah selesai.” **Interaksi:** ketuk titik Adam. Pada pratinjau prolog, tampil kartu pengantar, bukan level kosong. Status kisah yang belum diproduksi diberi label “Belum tersedia”; berbeda dari kisah siap tetapi belum terbuka. ## Adegan E — Pengantar kisah pertama **Gambar:** kartu judul, cahaya putih lembut berbentuk abstrak dan nama Arab Nabi Adam yang ejaannya telah diperiksa. Tanpa mata, wajah, siluet, tangan atau tubuh. Teks Indonesia mendampingi nama Arab. **Dialog pendamping:** “Ini pintu kisah pertama kita.” Pada milestone prolog, beri keterangan pratinjau bahwa kisah lengkap sedang disiapkan dan sediakan kembali ke peta. Sesudah level siap, tombol kontekstual “Buka kisah” menuju node pertama. Prolog selesai hanya menyimpan `prologCompleted`, bukan bintang/penyelesaian level Adam. ## Daftar aset prolog | ID konsep | Aset | Catatan | |---|---|---| | `ruang_buku` | Latar ruang baca utuh | Komposisi menyediakan ruang aman untuk panel bawah | | `buku_terbuka` | Adegan buku terbuka | Tulisan judul dirender UI agar akurat | | `peta_perjalanan` | Peta imajinatif | Titik/nama/status menjadi UI, bukan teks di gambar | | `pendamping_salam` | Portrait faceless | Referensi karakter yang sama pada semua pose | | `pendamping_dada` | Portrait faceless | Kedua tangan atau satu tangan di dada sesuai desain final | | `pendamping_jelas` | Portrait faceless | Telapak terbuka | | `pendamping_tunjuk` | Portrait faceless | Menunjuk buku/peta, arah gestur sesuai layout | | `pendamping_dengar` | Portrait faceless | Sikap tubuh tenang saat pilihan ditampilkan | | `penanda_nabi` | Cahaya abstrak + teks Arab terpisah | Tidak menghasilkan kontur tubuh | | `narasi_prolog_*` | Suara pendamping/narator | Naskah prolog cocok dengan audio, dapat dimatikan/diulang | | `efek_halaman` | Efek halaman opsional | Tidak mengalahkan volume narasi | Nama file final dan anggaran per aset ditetapkan saat V01–V02; tidak perlu membuat semua aset sebelum satu adegan mendapat masukan. ## Kriteria pratinjau pertama Yang dibuat dahulu hanya adegan A–B: satu latar, buku dapat diketuk, dua pose minimum, blur, dialog dan dua jawaban. Tidak menampilkan materi kisah nabi yang belum direview. Pengguna dapat menilai karakter faceless, warna, skala portrait, ukuran teks dan rasa interaksinya sebelum kita melengkapi C–E. ## Skenario pemeriksaan - Anak mengetuk buku dan tahu siapa yang sedang berbicara. - Kedua jawaban memberi balasan berbeda tetapi mencapai tujuan yang sama. - Ketukan cepat tidak melompati percakapan atau membuka dua scene sekaligus. - Menutup tab/jeda tidak membuat audio bertumpuk; narasi bisa diulang. - Tanpa suara tetap dapat dipahami; teks besar tidak menutup pilihan. - Faceless diperiksa pada resolusi asli dan saat diperbesar; nama Arab tidak terpotong atau terbalik. - Peta belum tersedia tidak mengakibatkan error, progres palsu, atau jalan buntu.